Garuda ID Resmi Diberlakukan: Reaksi Suporter Timnas Indonesia Beragam
Garuda ID resmi diberlakukan sebagai syarat wajib membeli tiket pertandingan Timnas Indonesia. Berbagai reaksi muncul dari suporter menyikapi kebijakan baru ini. Ada yang khawatir data yang diunggah akan disalahgunakan, namun tak sedikit juga yang mendukung karena dinilai bisa meningkatkan kenyamanan dan keamanan.
PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) menerapkan Garuda ID sebagai upaya untuk mendata suporter Timnas Indonesia dan mencegah hal-hal tak terduga terjadi di stadion. Selain itu, Garuda ID diharapkan dapat mengatasi masalah over kapasitas yang kerap terjadi.
Pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Jepang menjadi debut Garuda ID. Suporter diwajibkan memiliki Garuda ID untuk dapat memesan tiket pertandingan kandang Timnas Indonesia. Dengan mengakses situs PSSI atau kitagaruda.id, suporter dapat mendaftarkan diri dengan langkah-langkah yang mudah.
Dokumentasi diri, seperti KTP dan foto wajah, diunggah untuk verifikasi identitas. Hal ini disambut dengan berbagai reaksi dari suporter. Beberapa merasa khawatir data yang diunggah akan disalahgunakan, seperti yang dialami oleh Muhammad Fikri dari Malang. "Memang saya sempat khawatir juga karena jadinya seperti pinjol (pinjaman online) begitu, apalagi teman-teman saya ada yang ditolak juga pas daftar," ujarnya.
Di sisi lain, ada juga suporter yang mendukung kebijakan ini. Andriansyah dari Sulawesi Tengah berbagi pengalamannya, "Saya dua minggu lalu daftar online, baru bisa beli itu tiketnya. Saya ikuti saja alur registrasinya dan berhasil. Mungkin ya tujuannya memang untuk buat penonton jadi tertib."
Suporter tuan rumah, Hardi, bahkan meyakini bahwa Garuda ID dapat menyaring penonton dan meningkatkan ketertiban. Pendapat senada juga disampaikan oleh Heri, rekannya, yang berharap dengan Garuda ID, masalah over kapasitas dapat diatasi.
Tidak hanya suporter Indonesia, suporter tamu dari Jepang juga merasakan manfaat dari Garuda ID. Endo, seorang suporter Jepang, berpendapat bahwa proses pendaftaran dan sign-in sangat mudah dan sederhana. Namun, ia menambahkan bahwa satu identitas hanya bisa membeli satu tiket, yang dirasa sedikit merepotkan.
Ketua PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa tujuan utama dari penerapan Garuda ID adalah untuk memastikan keamanan dan keselamatan suporter saat menyaksikan laga Timnas Indonesia. PSSI juga berinvestasi dalam sistem CCTV dan face recognition untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Dengan beragam reaksi dari suporter, Garuda ID diharapkan dapat memenuhi tujuannya untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi suporter Timnas Indonesia.
Sumber: tempo.co, cnnindonesia.com
Post a Comment for "Garuda ID Resmi Diberlakukan: Reaksi Suporter Timnas Indonesia Beragam"