Kisah Toco, Pria Jepang yang Hidup Sebagai Anjing: Kisah dan Nasibnya Sekarang
Kisah seorang pria Jepang bernama Toco yang menghabiskan sekitar Rp 213 juta untuk "berubah" menjadi seekor anjing Collie belakangan menarik perhatian publik. Dalam videonya yang diunggah di kanal YouTube "I want to be an animal", Toco menceritakan ambisinya untuk menjadi seekor anjing, yang ia sebut sebagai impian masa kecilnya.
Tidak seperti kebanyakan orang yang bercita-cita menjadi dokter atau profesi lain, Toco memilih untuk mewujudkan impiannya menjadi seekor hewan, khususnya anjing Collie. Anjing jenis ini dipilih karena ukurannya yang cukup besar dan tidak terlalu jauh berbeda dengan ukuran tubuh manusia. Selain itu, Toco juga memiliki kecintaan terhadap anjing Collie dan hewan-hewan lucu berkaki empat lainnya.
Untuk mewujudkan ambisinya, Toco memesan sebuah kostum anjing Collie khusus dari perusahaan Jepang bernama Zeppet. Kostum ini didesain agar memungkinkan manusia berjalan dengan empat kaki, dan membutuhkan waktu sekitar 40 hari untuk pembuatannya. Menurut Toco, transformasinya ini adalah sebuah mimpi yang akhirnya terwujud.
"Apakah kamu ingat mimpimu sejak kecil? Kamu ingin menjadi pahlawan atau penyihir. Saya ingat menulis di buku kelulusan sekolah dasar bahwa saya ingin menjadi seekor anjing dan berjalan keluar," kenang Toco.
Kendati demikian, Toco awalnya menyembunyikan identitasnya sebagai anjing karena khawatir akan dianggap aneh oleh teman-temannya. Dia hanya mengenakan kostum tersebut saat menghadiri acara-acara tertentu, tanpa membuka jati dirinya.
Namun, baru-baru ini Toco akhirnya mendapatkan keberanian untuk berjalan di depan umum sebagai seekor anjing untuk pertama kalinya. Dia terlihat bermain-main di sebuah halaman, berguling-guling, dan bermain lempar tangkap bersama orang-orang. Bahkan, beberapa anjing asli juga terlihat senang menghabiskan waktu dengan Toco.
Toco mengungkapkan bahwa transformasinya ini memang memiliki batasan dan ia tidak dapat bergerak terlalu bebas. "Ada batasan, tetapi kamu bisa menggerakkannya. Namun, jika terlalu banyak menggerakkannya, itu tidak akan terlihat seperti anjing," ujarnya.
Kisah unik Toco ini menarik perhatian publik dan menjadi viral di media sosial. Banyak orang yang bertanya-tanya tentang motivasinya menjalani hidup sebagai seekor anjing.
Namun, di balik keunikan kisahnya, Toco juga mengingatkan kita bahwa terkadang kita memiliki impian atau ambisi yang mungkin dianggap aneh oleh orang lain. Seperti Toco, terkadang kita perlu keberanian untuk mewujudkan impian tersebut, meskipun di mata orang lain hal itu mungkin tidak lazim.
Sumber: kompas.com, cnbcindonesia.com
Post a Comment for "Kisah Toco, Pria Jepang yang Hidup Sebagai Anjing: Kisah dan Nasibnya Sekarang"