Akun Medsos Asosiasi Sepak Bola Bahrain Kena Hack, Apa Penyebabnya?
Akun media sosial Asosiasi Sepak Bola Bahrain diretas atau kena hack. Peretasan ini terjadi setelah pertandingan kontroversial melawan Timnas Indonesia pada Kamis, 10 Oktober 2024, dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dalam pertandingan tersebut, Bahrain ditahan imbang Indonesia dengan skor 2-2. Hasil imbang ini dipicu oleh sebuah gol yang dicetak oleh Mohamed Marhoon pada menit ke-90+9, padahal tambahan waktu yang diberikan oleh wasit hanya 6 menit. Hal ini tentu memicu kemarahan dan kontroversi di kalangan pendukung Timnas Indonesia.
Tidak hanya itu, tindakan wasit Ahmed Al-Kaf juga menuai kontroversi. Wasit asal Oman ini dituding memberikan keputusan-keputusan yang berat sebelah dan menguntungkan Bahrain. Beberapa catatan pelanggaran yang dianggap kontroversial pun dicatat oleh warganet, termasuk pemberian dua kartu kuning untuk pemain Indonesia, dua keputusan offside, dan tendangan bebas yang tidak diberikan untuk Indonesia. Wasit juga dituduh sengaja menambah waktu pertandingan hingga gol kedua Bahrain tercipta. Kemarahan dan kekesalan warganet Indonesia pun meluap di media sosial, tidak hanya pada akun pribadi wasit Ahmed Al-Kaf, tetapi juga akun-akun yang berkaitan dengan Timnas Bahrain.
Belakangan, akun Instagram wasit Ahmed Al-Kaf juga dilaporkan hilang tak lama setelah pertandingan. Akun tersebut sebelumnya memiliki 83 postingan dan 17 ribu pengikut. Hal ini diduga kuat akibat ulah netizen Indonesia yang menyebarkan informasi akun wasit di media sosial lain.
Akibat dari ulah netizen Indonesia ini, akun-akun media sosial Asosiasi Sepak Bola Bahrain turut menjadi sasaran percobaan peretasan. Dalam unggahan di akun Instagram resminya, @bahrainfa, Asosiasi Sepak Bola Bahrain mengumumkan bahwa akun-akun media sosial dan situs web korespondensi mereka menjadi sasaran tindakan dan percobaan hacking berulang, yang menyebabkan peretasan terhadap beberapa akun karyawan dan gangguan pada layanan. Unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa akun media sosial para pemain tim nasional turut menjadi sasaran percobaan peretasan, selain banyak komentar yang menyinggung dan tidak akurat.
Kepala departemen IT Asosiasi Sepak Bola Bahrain, Majdi Aldoseri, menjelaskan bahwa situs web dan akun mereka menjadi sasaran percobaan peretasan. Aldoseri juga menegaskan bahwa kampanye yang menyasar Asosiasi Sepak Bola Bahrain adalah bagian dari serangan siber terhadap berbagai institusi atau individu. Ia juga menekankan pentingnya mengambil semua tindakan pencegahan, terutama karena hal ini terkait dengan sistem, situs web, dan akun media sosial yang menjadi sasaran ancaman dan komentar negatif.
Asosiasi Sepak Bola Bahrain sendiri sampai kewalahan menghadapi serangan siber ini dan masih berusaha menangkal peretasan yang terjadi. Mereka juga mengingatkan agar semua pihak yang menggunakan sistem korespondensi Asosiasi Sepak Bola Bahrain untuk tetap waspada, tidak mengklik tautan yang mencurigakan, dan mengganti kata sandi untuk menghindari peretasan lebih lanjut.
Peretasan akun media sosial Asosiasi Sepak Bola Bahrain ini tentu menjadi perhatian serius, terutama mengingat dampak negatif yang dapat ditimbulkan dari serangan siber. Selain itu, insiden ini juga menyoroti pentingnya keamanan siber dan perlindungan akun media sosial, terutama di tengah ketegangan dan kemarahan pasca-pertandingan sepak bola.
Sumber: cnnindonesia.com, cnbcindonesia.com, detik.com, sport.detik.com, jogja.detik.com, katadata.co.id
Post a Comment for "Akun Medsos Asosiasi Sepak Bola Bahrain Kena Hack, Apa Penyebabnya?"