Profil Chase Oliver: Aktivis Libertarian Termuda Calon Presiden AS
Chase Oliver, seorang aktivis libertarian muda asal Amerika, telah menjadi sorotan media baru-baru ini setelah pencalonannya sebagai kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Libertarian untuk pemilihan umum Presiden Amerika Serikat 2024. Oliver adalah seorang aktivis politik dan politikus yang lahir pada 16 Agustus 1985, di Nashville, Tennessee. Sebelum terjun ke dunia politik, ia bekerja di bisnis restoran selama 13 tahun.
Pada tahun 2020, Oliver memulai karier politiknya dengan menjadi kandidat Libertarian untuk pemilihan khusus Kongres Distrik Kelima Georgia. Meskipun hanya memperoleh 2% suara, ia menjadi sorotan karena dikarakteristikkan sebagai kandidat perusak oleh pendukung kedua partai besar, yang mengklaim bahwa keikutsertaannya memaksa terjadinya putaran kedua antara Raphael Warnock dan Herschel Walker. Pada tahun 2022, ia kembali mencalonkan diri untuk pemilihan Senat AS di Georgia, dan sekali lagi memperoleh lebih dari 2% suara, memperkuat citranya sebagai kandidat perusak.
Salah satu sorotan dari kampanye Oliver adalah debatnya melawan Warnock, kandidat Demokrat incumbent, dengan podium kosong yang mewakili Walker, kandidat Partai Republik yang menolak hadir. Setelah pemilihan, Oliver menolak untuk mendukung salah satu kandidat dan menawarkan untuk menjadi tuan rumah forum internet antara Warnock dan Walker. Peran Oliver dalam pemilihan ini diakui oleh Rolling Stone, yang memberinya gelar aktivis libertarian paling berpengaruh tahun itu.
Pada Desember 2022, Oliver mengumumkan pembentukan komite eksplorasi untuk menyelidiki kemungkinan pencalonan diri sebagai presiden di bawah bendera Partai Libertarian. Dia secara resmi menyatakan pencalonannya pada April 2023 dan sejak itu giat berkampanye di berbagai negara bagian, termasuk Iowa dan Oklahoma. Oliver juga telah bekerja sama dengan kandidat Libertarian lainnya, Lars Mapstead, untuk mengamankan status partai utama dan akses pemungutan suara untuk Partai Libertarian di beberapa negara bagian.
Oliver terpilih sebagai kandidat presiden dari Partai Libertarian pada konvensi nasional partai, mengalahkan Michael Rectenwald. Platform politiknya mencakup berbagai isu, dengan fokus pada kebebasan individu dan oposisi terhadap intervensi pemerintah. Ia dikenal sebagai pendukung senjata api, reformasi kepolisian, dan hak memilih. Selain itu, ia juga mendukung hak reproduksi perempuan, meskipun ia bertentangan dengan pendanaan aborsi oleh pemerintah.
Di bidang ekonomi, Oliver mendukung perdagangan bebas dan menentang tarif. Ia juga berjanji untuk menyeimbangkan anggaran federal dan mengurangi inflasi. Dalam hal pendidikan, ia ingin menghapuskan Departemen Pendidikan AS dan mendukung lebih banyak pilihan dalam pendidikan di tingkat negara bagian. Ia juga bertentangan dengan bantuan federal untuk pinjaman pelajar dan mendukung pembebasan utang pinjaman pelajar melalui kebangkrutan.
Oliver adalah seorang pendukung kuat pemungutan suara peringkat di Amerika Serikat, yang menurutnya akan mencegah pemilihan berulang dan menghemat jutaan dolar dana pajak. Mengenai kebijakan luar negeri, ia mendukung penghentian bantuan militer AS ke Israel dan Ukraina dan penutupan pangkalan militer AS di luar negeri.
Oliver adalah seorang aktivis hak-hak LGBT yang terbuka, dan ia adalah kandidat Senat Georgia yang pertama kali secara terbuka menyatakan dirinya sebagai seorang homoseksual. Ia menentang undang-undang yang menargetkan pertunjukan drag, menyebut drag sebagai sebuah bentuk seni yang beragam dan seharusnya tidak diatur oleh pemerintah. Selain itu, ia juga bertentangan dengan undang-undang negara bagian yang berkaitan dengan partisipasi atlet transgender dalam olahraga wanita, berpendapat bahwa keputusan tersebut seharusnya dibuat oleh liga olahraga individual.
Kampanye Oliver telah menarik perhatian media nasional dan internasional, dengan liputan dari berbagai media terkemuka seperti NPR, Politico, BBC, NY Times, Forbes, dan CNN. Pendekatan independennya terhadap politik telah memberikan suara alternatif bagi mereka yang lelah akan politik dua partai yang lazim.
Dalam pemilihan presiden 2024, Oliver akan bersaing melawan kandidat dari Partai Demokrat dan Partai Republik, dengan mantan presiden Donald Trump dan wakil presiden Kamala Harris sebagai pesaing utamanya. Oliver menawarkan perspektif yang segar dan berbeda dalam panggung politik Amerika, dan menarik dukungan dari mereka yang mencari perubahan dari status quo.
Sumber:
Post a Comment for "Profil Chase Oliver: Aktivis Libertarian Termuda Calon Presiden AS"